**SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI**

Pages

Tuesday, 31 March 2020

SOAL PENILAIAN TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS 5



Penilaian Harian
Kelas                  : 5                                                         Nama Siswa      :
Tema/Subtema   : 8/2                                                      No Urut             :

Soal Pilihan Ganda
1.        Desa Terunyan merupakan desa unik di Bali yang terletak di tepi danau ....

a.       Tamblingan
b.      Beratan
c.       Buyan
d.      Batur

2.        Tradisi di Gunung Kidul sebagai ucapan syukur setelah panen raya adalah ....

a.       siraman
b.      rasulan
c.       padusan
d.      selapanan

3.        Perhatikan gambar berikut!
















Gambar tersebut menunjukkan salah satu desa unik di Bali, yaitu ....

a.       Desa Terunyan
b.      Desa Penglipuran
c.       Desa Pulesari
d.      Desa Tenganan


4.        Masyarakat Jawa biasanya bersyukur atas usia yang diadakan dengan mengadakan ....

a.       tumpengan
b.      siraman
c.       padusan
d.      mitoni

5.        Perhatikan gambar berikut!


Gambar tersebut menunjukkan tradisi yang dilakukan masyarakat Jawa yaitu ....

a.       siraman
b.      padusan
c.       mitoni
d.      selapanan

Paragraf berikut digunakan untuk menjawab 2 soal di bawahnya. 
Perhatikan paragraf berikut!
Keberadaan hutan sangatlah penting sebagai penyimpan air. Hutan harus dijaga kelestariannya. Saat ini, banyak hutan yang gundul akibat penebangan liar. Hutan juga rusak akibat pembakaran. Penebangan dan pembakaran hutan dilakukan untuk membuka lahan pertanian, perumahan, dan industri. Kegiatan kegiatan tersebut mengurangi kemampuan tanah untuk menyimpan air. Akibatnya, terjadi banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau.

6.        Pertanyaan berikut yang tidak sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah ....

a.       Apa akibat dari kegiatan penebangan dan pembakaran hutan?
b.      Apa tujuan dilakukannya penebangan dan pembakaran hutan?
c.       Siapa yang bertanggung jawab menjaga kelestarian hutan?
d.      Mengapa keberadaan hutan sangat penting dalam kehidupan makhluk hidup?

7.        Informasi yang terdapat pada paragraf tersebut adalah ....

a.       Pentingnya hutan sebagai daerah peresapan air yang berfungsi untuk menyimpan air.
b.      Simpanan air di hutan menyebabkan struktur tanah menjadi kokoh dan tidak mudah longsor.
c.       Penebangan hutan secara liar mengakibatkan struktur tanah menjadi rapuh dan mudah longsor
d.      Pembakaran hutan membuat tumbuhan hutan mampu membuat struktur tanah di hutan menjadi kokoh.

Paragraf berikut digunakan untuk menjawab 3 soal di bawahnya. 
Perhatikan paragraf berikut!
Komodo termasuk dalam famili biawak Varanidae dan klas Tocxicofera. Komodo merupakan kadal  terbesar di dunia yang memiliki panjang sekitar 2-3 m. Ukurannya yang besar berhubungan dengan gejala gigantisme pulau. Gejala ini merupakan kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil. Hal ini terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, komodo menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempat hidupnya.

8.       Sesuai informasi pada teks tersebut, mengapa komodo menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempat hidupnya?

a.       Karena metabolisme tubuhnya kecil.
b.      Karena termasuk dalam famili biawak Varanidae dan klas Tocxicofera.
c.       Karena tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo.
d.      Karena ukuran tubuhnya besar.

9.        Informasi pada paragraf tersebut adalah ....

a.       Komodo mendominasi ekosistem tempat hidupnya.
b.      Komodo merupakan kadal terbesar di dunia.
c.       Komodo merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia.
d.      Komodo ditemukan peneliti dari barat

10.    Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah ....

a.       Komodo termasuk dalam famili biawak Varanidae dan klas Tocxicofera.
b.      Komodo merupakan kadal  terbesar di dunia yang memiliki panjang sekitar 2-3 m.
c.      Ukurannya yang besar berhubungan dengan gejala gigantisme pulau.
d.      Komodo menduduki posisi predator puncak yang tidak mendominasi ekosistem tempat hidupnya.

11.    Air tanah akan menghasilkan air yang ....

a.       jernih karena mengandung zat pembersih tanah
b.      jernih karena telah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan
c.       keruh karena mengandung kotoran-kotoran yang ada di dalam tanah
d.      keruh karena mengandung lumpur dan kotoran yang ada di permukaan tanah

12.    Air permukaan terbentuk karena ....

a.       air tidak terserap ke dalam tanah
b.      air hanya terserap oleh akar tumbuhan
c.       air hanya terserap oleh permukaan tanah
d.      air terserap hanya sampai ke permukaan tanah

13.    Air permukaan akan menghasilkan air yang ....

a.       jernih karena mengandung zat pembersih tanah
b.      jernih karena telah tersaring oleh lapisan tanah dan akar tumbuhan
c.       keruh karena mengandung kotoran-kotoran yang ada di dalam tanah
d.      keruh karena mengandung lumpur dan kotoran yang ada di permukaan jalan

14.    Pembuatan jalan menggunakan beton dapat mengganggu siklus air karena ....

a.       dapat mencegah banjir
b.      mengurangi peresapan air
c.       membuat jalan terasa panas
d.      air dapat meresap dengan cepat

15.    Pembukaan lahan perumahan dapat menyebabkan berkurangnya ketersediaan air tanah karena ....

a.       mempercepat proses penguapan
b.      air hujan yang turun semakin sedikit
c.       air hujan yang turun bertambah banyak
d.      menghalangi tanah dalam menyerap air

16.    Sehari-hari Pak Ahmad mencarikan barang bagi pembeli dan atau menjualkan barang bagi penjual. Pak Ahmad disebut ....

a.       pedagang besar
b.      komisioner
c.       biro jasa
d.      makelar

17.    Perusahaan yang mempunyai anggota aktif dan pasif adalah ....

a.       PT
b.      BUMN
c.       CV
d.      firma

18.    Usaha yang modalnya berasal dari satu orang dinamakan ....

a.       firma
b.      perusahaan terbatas
c.       perusahaan perseroan
d.      perusahaan perorangan

19.    Koperasi dibentuk berdasarkan asas....

a.       kebersamaan
b.      kekeluargaan
c.       kekerabatan
d.      keterbukaan

20.    Pembagian keuntungan dalam PT ditentukan oleh ....

a.       RUPS
b.      rapat anggota
c.       keputusan pemilik
d.      direksi utama

21.      Tari Persembahan Melayu adalah tarian yang berasal dari ....

a.       Aceh
b.      Bali
c.       Riau
d.      Jambi

22.      Tari Saman, tari Baris Tombak, dan tari Kecak adalah tarian ....

a.       tunggal
b.      berpasangan
c.       berkelompok
d.      berpisah pisah

23.      Made menggunakan kostum kelinci. Tari yang akan dibawakan Made adalah tari ....

a.       Bondan
b.      Kelinci
c.       Merak
d.      Badut

24.      Perhatikan gambar berikut.













Tari Persembahan Melayu pada gambar di atas menggunakan pola lantai ....

a.       lingkaran
b.      garis horisontal
c.       garis vertikal
d.      huruf V

25.      Perhatikan gambar berikut.













Tarian di atas adalah ....

a.       tari Reog
b.      tari Kipas
c.       tari Merak
d.      tari Saman



Download Soal PH T8ST2



Tuesday, 28 November 2017

Sifat-Sifat Cahaya




Cahaya dapat merambat lurus
Cahaya dapat menembus benda bening




Cahaya dapat dipantulkan
Cahaya dapat dibiaskan

Pembelajaran tentang sifat-sifat cahaya yang dilaksanakan di dalam kelas IV SD Negeri 15 Parepare dan dibuktikan langsung melalui praktikum dengan menggunakan alat/bahan sederhana yang mudah didapatkan oleh siswa sehingga tidak merepotkan orang tua mereka. Dalam proses pembelajaran tersebut sebelum siswa melaksanakan praktik, guru terlebih dahulu menjelaskan secara singkat tentang cahaya.
Selanjutnya, siswa secara berkelompok mempraktikkan sifat-sifat cahaya sesuai dengan petunjuk yang telah dijelaskan sebelumnya. Guru menilai proses pembelajaran dengan menggunakan tabel penilaian kelompok yang telah disusun dan disepakati bersama siswa seperti pemilihan alat/bahan, cara kerja, hasil, dan kerja sama anggota kelompok.

Pahami Bahaya Bullying Di Sekolah!

“Bengngo, beleng, bolong, gendut!”
      Tidak bisa dipungkiri bahwa cibiran seperti ini kerap didengar bukan hanya di lingkungan masyarakat akan tetapi di lingkungan sekolah khususnya kota Parepare pun sering terdengar entah itu dari siswa ataupun guru. Meskipun ada sebagian orang menanggapinya biasa-biasa saja, dalam hati kecil terkadang bertanya, “Apa yang salah dengan semua ini? Siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas kejadian seperti ini?”
      Akhir-akhir ini kejadian yang paling populer di sekolah-sekolah khususnya tingkat sekolah dasar ialah mengejek/mengolok-olok nama orang tua. Kedengarannya sepele, tetapi hanya dengan menyebut nama orang tua saja bisa berujung perkelahian. Kejadian lain yang biasa kita dapatkan di sekolah adalah adanya pelabelan dari guru terhadap siswa yang mungkin guru tersebut tidak memahami dampak dari label yang tidak baik terhadap siswa tersebut. Kejadian seperti itulah yang termasuk kategori perilaku bullying.
      Apakah itu bullying? Bullying adalah penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang, suatu perilaku mengancam, menindas dan membuat perasaan orang lain menjadi tidak nyaman. Bullying merupakan suatu kejadian yang seringkali terjadi di sekolah. Seseorang yang bisa dikatakan menjadi korban apabila dia diperlakukan negatif (secara sengaja atau tidak sengaja membuat luka atau ketidaknyamanan melalui kontak fisik, melalui perkataan atau dengan cara lain) dengan jangka waktu sekali atau berkali-kali bahkan sering atau menjadi sebuah kebiasaan oleh seseorang atau lebih.
    Bullying seringkali terlihat sebagai bentuk-bentuk perilaku berupa pemaksaan atau usaha menyakiti secara fisik maupun psikis terhadap seseorang atau kelompok yang lebih ‘lemah’ oleh seseorang atau sekelompok orang yang mempersepsikan dirinya lebih ‘kuat’. Perbuatan pemaksaan atau menyakiti ini biasanya terjadi di dalam sebuah kelompok misalnya kelompok siswa satu sekolah.
       Contoh perilaku bullying antara lain; a) kontak fisik langsung (meminta dengan paksa apa yang bukan miliknya, memukul, menampar, mendorong, menggigit, menarik rambut, menendang, mengunci seseorang dalam ruangan, mencubit, mencakar, juga termasuk memeras dan merusak barang-barang yang dimiliki orang lain, pelecehan seksual); b) kontak verbal langsung (mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memberi panggilan nama (name-calling), sarkasme, merendahkan (put-downs), mencela/mengejek, mengintimidasi, memaki, menyebarkan gosip). c) perilaku non-verbal langsung (melihat dengan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi muka yang merendahkan, mengejek, atau mengancam; biasanya diertai oleh bullying fisik atau verbal). d) perilaku non-verbal tidak langsung (mendiamkan seseorang, memanipulasi persahabatan sehingga menjadi retak, sengaja mengucilkan atau mengabaikan, mengirimkan surat kaleng).
      Bullying tidak selalu berlangsung dengan cara berhadapan muka tapi dapat juga berlangsung di belakang teman. Pada siswa laki-laki biasanya mereka memanggil temannya dengan sebutan yang jelek, meminta uang atau makanan dengan paksa atau menakut-nakuti siswa yang lebih muda usianya. Sementara siswa perempuan biasanya melakukan tindakan memisahkan rekannya dari kelompok serta tindakan lainnya yang bertujuan menyisihkan individu lainnya dari grup dan peristiwanya sangat mungkin terjadi berulang.
      Pelaku bullying mulai dari teman kelas, kakak kelas, adik kelas, guru, hingga preman yang ada di sekitar sekolah. Lokasi kejadiannya mulai dari ruang kelas, toilet, kantin, halaman, pintu gerbang, bahkan di luar pagar sekolah. Waktu kejadiannya pun biasanya berlangsung di dalam kelas dan di luar kelas mulai dari pagi hingga pulang sekolah.
     Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana anak bisa belajar dengan baik kalau dia dalam keadaan tertekan? Bagaimana bisa berhasil menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik kalau ada yang mengancam dan memukulnya setiap hari? Sehingga amat wajar jika dikatakan bahwa bullying sangat berbahaya dan mengganggu proses belajar mengajar.
      Bullying ternyata tidak hanya memberi dampak negatif pada korban, melainkan juga pada para pelaku. Bullying, dari berbagai penelitian, ternyata berhubungan dengan meningkatnya tingkat depresi, agresi, penurunan nilai akademik, dan tindakan bunuh diri. Bullying juga menurunkan skor tes kecerdasan dan kemampuan analisis para siswa. Para pelaku bullying berpotensi tumbuh sebagai pelaku kriminal, jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak melakukan bullying.
      Bagi si korban biasanya akan merasakan banyak emosi negatif (marah, dendam, kesal, tertekan, takut, malu, sedih, tidak nyaman, terancam) namun tidak berdaya menghadapinya. Dalam jangka panjang emosi-emosi seperti ini dapat berujung pada munculnya perasaan rendah diri bahwa dirinya tidak berharga.
      Kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial juga muncul pada para korban. Mereka ingin pindah ke sekolah lain atau keluar dari sekolah itu, dan kalaupun mereka masih berada di sekolah itu, mereka biasanya terganggu prestasi akademisnya atau sering sengaja tidak masuk sekolah.Yang paling ekstrim dari dampak psikologis ini adalah kemungkinan untuk timbulnya gangguan psikologis pada korban bullying, seperti rasa cemas berlebihan, selalu merasa takut, depresi, ingin bunuh diri, dan lain-lain.
      Bagaimana mencegah dan menanggulangi perilaku bullying? Semua orang bisa menjadi korban atau malah menjadi pelaku bullying. Diperlukan kebijakan menyeluruh yang melibatkan seluruh komponen sekolah mulai dari guru, siswa, kepala sekolah sampai pada orang tua siswa, yang tujuannya adalah untuk dapat menyadarkan seluruh komponen sekolah tadi tentang bahaya terselubung dari perilaku bullying ini.
      Kebijakan tersebut dapat berupa program anti bullying di sekolah antara lain dengan cara menggiatkan pengawasan, pemahaman konsekuensi serta komunikasi yang bisa dilakukan melalui sosialisasi dan kampaye stop bullying di lingkungan sekolah dengan sepanduk, slogan, stiker dan workshop bertemakan bahaya bullying. Kesemuanya ini dilakukan dengan tujuan paling tidak dapat meminimalisir atau bahkan menghentikan secara keseluruhan perilaku bullying di sekolah.
      Dengan adanya kebijakan seperti itu, diharapkan sekolah bukan lagi tempat yang menakutkan dan membuat trauma tetapi justru menjadi tempat yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi siswa, merangsang keinginan untuk belajar, bebas bersosialisasi dan mengembangkan semua potensi siswa baik akademik, sosial, emosinal dan spiritualnya. Sekolah dapat menjadi tempat yang paling aman bagi siswa serta guru untuk belajar dan mengajar serta menjadikan anak didik yang mandiri, berilmu, berprestasi dan berakhlak mulia sesuai dengan tuntutan tujuan pendidikan kita. Aamiin!

Monday, 25 April 2016

Hubungi Kami

Nama: Arifuddin HP: 085255900894 e-mail: arifuddin209@gmail.com

Wednesday, 9 March 2016

Penggunaan Kata Sugesti pada Proses Pembelajaran Cemerlang

Apa itu sugesti?
Ada banyak definisi yang diberikan oleh para pakar. Masing-masing praktisi hipnosis/hipnoterapi tentunya juga punya definisinya sendiri. Saya yakin anda juga punya definisi sendiri. Berikut ini saya ajukan dua definisi sugesti.

Pertama, definisi sugesti dari sudut pandang populer atau kamus. Sugesti adalah pengaruh yang halus, hampir tidak kentara, yang dialami seseorang tanpa ia sadari, di mana sumber pengaruh ini berasal dari orang lain, yang mengakibatkan timbulnya respon dalam diri orang ini tanpa ia menyadari sumber atau asal pengaruh (sugesti) dan seringkali juga tanpa menyadari kejadiannya.

Kedua, definisi yang lebih teknis menyatakan bahwa sugesti adalah komunikasi bermakna yang secara sengaja, terstruktur, dan sistematis dilakukan oleh seseorang, bisa disebut sebagai hipnotis, suggestor, operator, hipnoterapis, terhadap orang lain yang disebut sebagai subjek, klien, atau orang yang disugesti dengan tujuan membangkitkan respon secara sukarela di pihak subjek, yang mana respon ini tidak akan timbul tanpa adanya sugesti.

Sugesti sangat erat kaitannya dengan hipnosis. Akan tetapi kadang orang berpikir bahwa hipnotis merupakan sesuatu yang negatif, mungkin karena dari adanya kejadian di mana telah banyak orang yang menjadi korban dalam modus penipuan yang katanya menggunakan hipnotis. Sebenarnya yang digunakan dalam tindak kejahatan itu bukan merupakan sesuatu yang ilmiah seperti hipnotis, akan tetapi pelaku tindak kejahatan itu menggunakan sesuatu yang tidak ilmiah yang berbeda dari hipnotis, mereka tidak menggunakan sugesti kata-kata melainkan dapat menggunakan asap rokok, sentuhan, maupun pandangan, dalam hal ini tidak digunakan sugesti melainkan bantuan makhluk halus, dari sudut pandang agama islam ilmu tersebut dilarang karena dikhawatirkan menjadi syirik dan tidak dapat diterima dengan akal pikiran.

Berbeda dengan hipnotis yang dapat dibuktikan dan dapat dilakukan penelitian serta diperbolehkan dalam agama dan kesehatan. Pada zaman dulu dan sekarang dari sudut pandang positif hipnotis, dapat berguna dalam proses pemberian motivasi sehingga dapat merubah pola pikir menjadi lebih baik atau yang dikenal dengan hipnoterapy. Hipnotis merupakan ilmu yang sangat mulia, dari itu ada baiknya kita memahami dan mempelajari hipnotis dan mengambil manfaatnya. 

Hipnotis dapat dikategorikan sebagai contoh fenomena teori jarum hipodermik namun penggunaannya secara personal karena pada hal ini sugesti yang telah diberikan pada korban hipnotis akan diterjemahkan secara skeptisisme. Pada saat itu diri kita berada pada pikiran alam bawah sadar yang sebenarnya di sanalah letak dan bentuk kecerdasan baik IQ, EQ, maupun SQ seseorang yang tidak pernah dapat dinyatakan saat kita berada di alam sadar atau alam nyata kita, dari alam bawah sadar tersebut semua potensi dan tingkat kejujuran manusia akan dinyatakan tanpa dapat ditahan lagi.

Dengan berbagai macam tindakan selama kita berada di bawah pengaruh hipnotis, kita dapat menganalogikannya seperti saat kita dikejar oleh seekor Anjing yang galak, dan pada saat itu kita akan mengerahkan semua kemampuan kita untuk dapat terhindar dari gigitan Anjing galak tersebut tanpa kenal lelah, atau seperti pada saat kita harus mengumpulkan tugas yang sudah deadline maka pada saat itu ide-ide kita baru akan muncul dengan sendirinya, artinya dengan masuknya sugesti hipnotis maka individu tersebut akan berada pada titik kebenaran, kejujuran, kecerdasan yang paling tinggi atau pembeberan semua potensial yang ada pada diri individu tersebut. Itu salah satu dari proses pemberian atau penafsiran sugesti. 

Pemberian sugesti dapat dilakukan dengan cara koersif maupun persuasif, semunya akan mampu memberikan dampak baik positif maupun negatif tergantung si pemberi sugesti. Sadar atau tidak, hal ini sering dilakukan oleh para guru di sekolah. Pemberian secara koersif dapat dilakukan dengan cara dibentak, atau karena sering diberi hukuman apabila dia melanggar, maka hal itu secara tidak langsung akan memberikan sugesti bahwa dia harus melakukan hal tersebut, namun sugesti ini masih dalam tahap biasa, begitu pula sugesti secara persuasif artinya sugesti yang diberikan dengan cara halus atau dengan doktrinan yang lembut namun sebenarnya tajam dan menuju pada pemahaman dari subjek hipnotis tersebut.

Bagaimana langkah-langkah penggunaan kata sugesti pada proses pembelajaran cemerlang?
Bersambung. . . !!!